PanduanSIM.id
PanduanSIM.id

SIM C, C1, dan C2 Indonesia 2026: Perbedaan, Syarat, Ujian & Biaya

Indonesia membagi izin mengemudi sepeda motor menjadi tiga golongan berdasarkan kapasitas mesin. Panduan ini menjelaskan kapan Anda perlu SIM C1 atau C2, syarat usia, prosedur ujian, dan jalur upgrade.

Diperbarui: April 2026Waktu baca: 12 menit

Sepeda motor adalah kendaraan paling populer di Indonesia, dan SIM C adalah golongan SIM yang paling banyak dimiliki masyarakat. Namun sejak reformasi Perpol 2021, izin mengemudi motor kini terbagi menjadi tiga golongan berdasarkan kapasitas mesin: SIM C, SIM C1, dan SIM C2. Memahami perbedaannya penting agar Anda tidak berkendara dengan golongan SIM yang salah. Untuk gambaran keseluruhan semua jenis SIM, baca Panduan Lengkap SIM Indonesia 2026.

Mengapa Ada 3 Golongan SIM Motor?

Sebelum Perpol No. 5 Tahun 2021, hanya ada satu golongan SIM untuk semua motor: SIM C. Reformasi membagi menjadi tiga golongan untuk menyesuaikan kompetensi pengemudi dengan karakteristik kendaraan— motor besar (bigbike) di atas 500 cc berperilaku sangat berbeda dari motor bebek 125 cc dan membutuhkan keahlian yang berbeda.

Perbedaan SIM C, C1, dan C2

AspekSIM CSIM C1SIM C2
Kapasitas mesin≤ 250 cc250 cc – 500 cc> 500 cc
Usia minimum17 tahun18 tahun19 tahun
PrasyaratSIM C aktif ≥ 12 bulanSIM C1 aktif ≥ 12 bulan
Biaya penerbitan baruRp 100.000Rp 100.000Rp 100.000
Biaya perpanjanganRp 75.000Rp 75.000Rp 75.000

Motor yang Membutuhkan Tiap Golongan

SIM C — Motor Harian (≤ 250 cc)

Golongan ini mencakup sebagian besar sepeda motor yang beredar di Indonesia:

  • Motor bebek (underboner): Honda Supra, Yamaha Jupiter, dll.
  • Motor matic/skuter: Honda Beat, Vario, Yamaha NMAX ≤ 250 cc.
  • Motor sport ≤ 250 cc: Honda CBR150R, Yamaha MT-15.
  • Motor listrik setara ≤ 250 cc (ditentukan oleh performa setara).

SIM C1 — Motor Menengah (250–500 cc)

  • Honda CB500, Kawasaki Ninja 400, Yamaha MT-03.
  • Royal Enfield 350–500 cc.
  • Benelli 302R, TRK 502.

SIM C2 — Motor Besar / Bigbike (> 500 cc)

  • Honda CB650R, CB1000R, Kawasaki Z900, Ninja H2.
  • Yamaha MT-09, YZF-R1.
  • Harley-Davidson, BMW GS, Ducati, Triumph.
  • Sport tourer, cruiser, dan adventure bike besar.
Motor listrik: Regulasi kapasitas untuk motor listrik masih dalam penyesuaian. Per 2026, klasifikasi mengacu pada performa setara (ekuivalen cc) yang tertera di dokumen kendaraan. Cek STNK untuk kategori resmi kendaraan Anda.

Syarat Usia dan Prasyarat Kepemilikan

Sistem upgrade SIM C bertahap ini dirancang untuk memastikan pengemudi memiliki pengalaman yang cukup sebelum beralih ke motor yang lebih bertenaga:

GolonganUsia Min.Prasyarat WaktuTotal Usia Paling Cepat
SIM C17 tahun17 tahun
SIM C118 tahunPunya SIM C ≥ 12 bulan18 tahun (jika ambil SIM C tepat di 17 tahun)
SIM C219 tahunPunya SIM C1 ≥ 12 bulan19 tahun (ideal minimum)

Detail syarat usia untuk semua golongan SIM tersedia di halaman syarat usia minimum SIM.

Ujian Teori dan Praktik

Ujian Teori (AVIS)

Ujian teori sama untuk semua golongan SIM motor: 30 soal pilihan ganda, 30 menit, nilai minimal 70. Materi mencakup rambu, etika berkendara, dan hukum LLAJ. Pelajari selengkapnya di panduan ujian teori SIM (AVIS).

Ujian Praktik SIM C

Ujian praktik untuk SIM C mencakup rintangan di arena tertutup: zig-zag, angka 8 (dihapus 2024), tanjakan, dan pengereman mendadak. Panduan persiapan lengkap ada di panduan ujian praktik motor SIM C.

Ujian Praktik SIM C1 dan C2

Ujian praktik untuk SIM C1 dan C2 menggunakan motor yang sesuai kapasitasnya dan umumnya memiliki standar yang lebih ketat karena motor lebih besar membutuhkan kontrol lebih tinggi. Pelajari apa yang diuji di arena dalam panduan simulator berkendara.

Biaya PNBP SIM C, C1, C2 — 2026

Jenis PengurusanSIM C / C1 / C2
Penerbitan baruRp 100.000
PerpanjanganRp 75.000
Penggantian hilang/rusakRp 75.000

Di luar PNBP, siapkan anggaran untuk Rikkes kesehatan dan e-Ppsi. Total estimasi pembuatan SIM C baru sekitar Rp 170.000–200.000. Rincian lengkap ada di panduan biaya tambahan SIM.

Jalur Upgrade Bertahap: C → C1 → C2

Upgrade SIM motor dilakukan secara bertahap dan tidak bisa melompati golongan. Alur resminya:

  1. Buat SIM C di usia 17 tahun melalui ujian teori dan praktik standar. Ikuti panduan cara membuat SIM baru.
  2. Gunakan SIM C minimal 12 bulan, lalu ajukan upgrade ke SIM C1 (usia minimal 18 tahun).
  3. Gunakan SIM C1 minimal 12 bulan, lalu ajukan upgrade ke SIM C2 (usia minimal 19 tahun).
Catat tanggal penerbitan SIM Anda—terutama sejak pertama kali dibuat. Ini menjadi acuan kapan bisa mengajukan upgrade. Simpan foto SIM di galeri ponsel sebagai cadangan.

Tips untuk Pengguna Motor Sehari-hari

  • Cek kapasitas motor Anda: Lihat STNK atau bodi motor untuk mengetahui cc. Jangan mengemudikan motor yang kapasitasnya di luar cakupan SIM Anda.
  • Rencanakan upgrade lebih awal: Jika berencana beli motor 250 cc ke atas, mulai proses upgrade SIM C1 sebelum kendaraan tiba.
  • Perpanjang tepat waktu: SIM yang kadaluarsa tidak bisa diperpanjang—harus membuat baru. Perpanjang lewat layanan online Digital Korlantas untuk kemudahan.
  • Pahami aturan berkendara: Motor besar memiliki peraturan yang sama, namun risikonya lebih tinggi. Pelajari aturan berkendara di Indonesia.

FAQ SIM C, C1, C2

Apakah SIM C lama (sebelum Perpol 2021) masih berlaku?

Ya. SIM C yang diterbitkan sebelum berlakunya Perpol 2021 tetap berlaku hingga tanggal kedaluwarsa. Saat diperpanjang, akan diklasifikasikan ulang sesuai kapasitas motor yang terdaftar.

Bisakah SIM C digunakan untuk motor 250 cc persis?

SIM C mencakup motor hingga 250 cc (≤ 250 cc). Motor tepat 250 cc masih masuk kategori SIM C. Motor di atas 250 cc memerlukan SIM C1.

Jika punya SIM A, apakah bisa langsung buat SIM C1?

Tidak. Kepemilikan SIM A (kendaraan roda 4) tidak menjadi prasyarat untuk SIM C1. Jalur upgrade SIM motor berdiri sendiri: Anda tetap harus memiliki SIM C minimal 12 bulan sebelum bisa mengajukan C1.

Berapa cc motor listrik yang perlu SIM C1?

Regulasi motor listrik menggunakan konversi performa setara (ekuivalen cc). Periksa dokumen STNK kendaraan untuk klasifikasi resminya, atau tanyakan langsung ke Satpas.

Kesimpulan: SIM C untuk motor ≤ 250 cc, SIM C1 untuk 250–500 cc, SIM C2 untuk di atas 500 cc. Upgrade bertahap dan tidak bisa loncat golongan. Rencanakan upgrade sebelum membeli motor lebih besar agar selalu berkendara secara legal.
Iklan

Perlu Bantuan?

Hubungi Satpas terdekat atau call center Korlantas untuk informasi terkini.

Hotline Korlantas

021-5241110

Iklan